Mojokerto, 27 Oktober 2025 – Selain aspek prosedural, Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia (Pembasmi) menyoroti sisi humanis dari pelayanan yang diberikan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kabupaten Mojokerto.
Ketua DPD Pembasmi Jawa Timur secara khusus memberikan pujian karena aparat kepolisian tidak hanya fokus pada hukum, tetapi juga menunjukkan empati saat menerima laporan dari Wakil Ketua Umum mereka, Teguh Puji Wahono, S.Psi, S.H, M.H.
Laporan ini terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran konten pribadi, yang seringkali memiliki dampak psikologis mendalam bagi korban.
“Kami mengapresiasi Satreskrim Polres Mojokerto yang hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penenang bagi korban. Mereka menangani proses pelaporan dengan sangat humanis dan penuh pengertian, menyadari dampak emosional dari cyberbullying,” ujar Ketua DPD Pembasmi Jatim.
Beliau melanjutkan, sikap profesional yang berpadu dengan empati adalah kombinasi ideal dalam pelayanan publik. Hal ini membuat korban merasa didukung dan dihargai, yang sangat penting mengingat sensitivitas kasus pencemaran nama baik.
“Profesionalisme yang didasari oleh empati ini layak diacungi jempol. Ini adalah bukti bahwa Polres Mojokerto tidak hanya kuat dalam penindakan, tetapi juga kaya akan nilai kemanusiaan,” tutupnya, menyatakan harapan bahwa proses hukum akan segera berjalan untuk memulihkan kehormatan anggota mereka.














