Prambon — Informasi mengenai dugaan aktivitas sambung ayam di wilayah Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon, sempat beredar di tengah masyarakat. Kabar tersebut menyebutkan adanya lokasi yang diduga digunakan untuk kegiatan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, pihak kepolisian setempat melakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sisa bangunan yang diduga bekas kandang. Sisa bangunan tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar sebagai langkah penertiban. Namun, dari hasil penelusuran di lapangan, lokasi tersebut diduga sudah lama tidak beroperasi.
Kapolsek Prambon beserta jajaran menyatakan tidak menemukan adanya aktivitas sambung ayam saat pemeriksaan dilakukan. Kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Sejumlah tokoh masyarakat Desa Jatikalang turut memberikan keterangan. Mereka membantah adanya praktik sambung ayam yang berlangsung aktif seperti yang dituduhkan. Warga disebut berkomitmen menjaga lingkungan desa agar tetap aman dan tertib.
Di sisi lain, pihak yang mengatasnamakan Globalindo menyampaikan bahwa mereka akan mengecam keras apabila terdapat pemberitaan yang tidak akurat dan tidak berimbang terkait informasi yang beredar. Mereka menekankan pentingnya verifikasi serta penyajian fakta secara proporsional.
Terkait beredarnya isu adanya oknum media yang diduga meminta imbalan dan kemudian membuat pemberitaan bernada negatif, hal tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum ada keterangan resmi maupun bukti yang dapat diverifikasi. Prinsip praduga tak bersalah dan etika jurnalistik tetap perlu dijunjung dalam menyikapi persoalan ini.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar
(Biantoro)
Ilustrasi: Isu Dugaan Sambung Ayam di Jatikalang Ditelusuri, Aparat dan Warga Sampaikan Klarifikasi